Sinergi antara PEMDA Bandung, BTTM dan LPPM Tazkia

Menjadi mitra sejati dalam mengeksplorasi kebenaran Islam dalam dunia ekonomi, bisnis, manajemen dan pemberdayaan masyarakat.

Sinergi antara PEMDA Bandung, BTTM dan LPPM Tazkia

July 28, 2021 Kegiatan 0

Bogor, 26 Juli 2021 M bertepatan dengan tanggal  16 Dzulhijjah 1442 H. Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Tazkia menerima kunjungan dan melaksanakan Rapat bersama DPMD dan BAPPEDA Bandung. Acara ini dimoderatori oleh Nurizal Ismail, MA selaku Kepala LPPM Tazkia. Acara ini dihadiri oleh 14 peserta yang berasal dari tim internal IAI Tazkia maupun tim PEMDA Bandung.

Kunjungan dari DPMD dan BAPPEDA Bandung menuju LPPM dan BTTM Tazkia adalah untuk melaksanakan rapat dalam rangka mempersiapkan proyek pemberdayaan masyarakat. Sebelum melaksanakan rapat teknis, tim PEMDA Bandung mengunjungi majlis-majlis yang ada di sekitar desa dekat lingkungan Tazkia.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari pak Nurizal Ismail, MA selaku Kepala LPPM Tazkia, lalu dilanjutkan juga oleh pak Andi Ihsan yang menjelaskan secara singkat mengenai program-program Baitut Tamkin Tazkia Madanni (BTTM). Diskusi ini difokuskan pada beberapa aspek, yaitu pertama, mengenai kelembagaan,Pak Rahmat menyarankan, jika bisa kegiatan difokuskan kepada lembaga desa dan masyarakat, karena sebagaimana diskusi sebelumnya, akan ada pembuatan koperasi, tapi akan lebih baik jika difokuskan kepada lembaga desa dan lembaga masyarakat. Lalu yang kedua adalah mengenai siapa saja yang bisa dilibatkan sebegai chief officer untuk turun ke lapangan (yaitu ke desa-desa). Contohnya seperti guru-guru ngaji. Mungkin nanti jika  diperlukan, bisa juga dikomunikasikan dengan tim terkait yang ada di dinas kebupaten Bogor.

Ketika rapat sudah dimulai, banyak topik dan permasalahan yang didiskusikan oleh pihak DPMD & BAPPEDA dan juga dari pihak LPPM dan BTTM. Salah satu hal yang dibahas adalah mengenai kompetensi pembimbing yang akan diturunkan ke desa-desa. Menurut pak Andi Ihsan dari pihak BTTM, karakteristik kabupaten bandung memiliki karakter yang berbeda, sehingga dibutuhkan kompetensi pembimbing yang baik. Oleh karena itu pihak Tazkia ingin mendatangkan guru-guru ngaji ke daerah Bandung. Diharapkan kegiatan ini dapat memberantas kemiskinan dari kabupaten bandung. Diharapkan program-program ini dapat dapat memunculkan rasa cinta bagi masyarakat kepada daerah-nya sehingga mereka akan kembali lagi untuk membagun daerahnya. Program selanjutnya akan  diadakan pelatihan yang dapat menjadikan adanya ikatan kuat antara pemberi manfaat dan penerima manfaat. Harapan kedepan, kita dapat menggali potensi bagi ratusan desa lainnya.

 

Penulis : Alya Shabrina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *