International Talk STEI Tazkia bersama Habib Namlaity, Ph.D – Keseimbangan Rohani dan Materi dalam Bermuamalat Maliyah dengan Sunnah Nabawiyah

Menjadi mitra sejati dalam mengeksplorasi kebenaran Islam dalam dunia ekonomi, bisnis, manajemen dan pemberdayaan masyarakat.

International Talk STEI Tazkia bersama Habib Namlaity, Ph.D – Keseimbangan Rohani dan Materi dalam Bermuamalat Maliyah dengan Sunnah Nabawiyah

September 17, 2018 Acara Kegiatan 0

Senin, 17 September 2018 M/ 7 Muharram 1440 H

Monday Forum kali ini merupakan kolaborasi antara Pusat Studi Zakat dan Wakaf yang dinaungi LPPM dengan International Programme. International Muslim Scholar Talk Series dibuka dengan sambutan dari Ketua STEI Tazkia, Dr Murniati Mukhlisin, M.Acc. Acara dimoderatori oleh Ustadz Abdul Mughni, Lc kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Habib Namlaity, Ph.D.

Dr.Habib membuka dengan pemaparan fakta bahwa, kajian yang saat ini dilakukan sebagiannya hanya fokus pada fiqh saja dan sebagian lain hanya fokus pada kajian teori ekonomi. Atas dasar fakta ini, maka perlu ada kajian fiqh dengan teori ekonomi agar mencapai keseimbangan. Itulah ekonomi Islam. Manusia terbagi kepada dua macam, sebagian manusia terlalu zuhud sampai tidak mendekat pada ekonomi dan menganggap bahwa harta adalah fitnah; dan sebagian lain terlalu tamak pada harta sampai tidak perduli darimana harta itu berasal. Rasulllah berkata bahwa sebaik-baik harta adalah yang dipegang oleh orang yang bertakwa karena orang yang bertakwa akan meletakan harta di tangannya, bukan di hatinya.

Islam menjelaskan bahwa ada kebebasan dalam mengelola harta. Maka biarlah pasar bergerak bebas sesuai dengan permintaan dan penawarannya. Dalam hal ini juga perlu ada keridhaan antara pelaku muamalah. Yang menjadi penting dalam bermuamalah adalah perlunya bukti transaksi berupa tulisan dan saksi.

Dr. Habib juga menyampaikan bahwa Islam memperhatikan pada kebutuhan ruhiyah; yaitu manusia harus percaya bahwa Allah yang memberikan dan menahan rezeki. Jika manusia sudah meyakininya, maka tidak akan tamak, terus melakukan sedekah dan yakin rezekinya tidak akan berkurang atau hilang. Kuliah umum ditutup dengan berfoto bersama menjelang waktu Sholat Ashar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *