• Home
  • Berita
  • Call for Proposal: SUMITOMO – Grant for Japan-related Research Project

65028a234dfbf-1694665251

Call for Proposal: SUMITOMO – Grant for Japan-related Research Project

admin 14 Sep 2023

The Sumitomo Foundation memberikan kesempatan bagi Prof/Bapak/Ibu untuk mengajukan proposal proyek penelitian yang terkait dengan Jepang untuk tahun pendanaan 2024. Adapun informasi lebih lanjut adalah sebagai berikut:

Tujuan Program: meningkatkan pemahaman yang menguntungkan antara negara di Asia dan Jepang melalui pengenalan proyek penelitian pada bidang social sciences atau humaniora yang berkaitan dengan Jepang.

Persyaratan Pengusul: 

  1. Proyek riset yang dilaksanakan oleh individu atau grup yang bergerak pada bidang social sciences atau humaniora.
  2. Peneliti berasal dari negara yang berada di benua Asia dan tinggal di luar Jepang.
  3. penelitian yang didanai wajib dijalankan oleh tim pengusul.

Timeline:

  • Periode Pengajuan: 1 September 2023 – 31 Oktober 2023
  • Periode Pendanaan: 1 tahun (April 2024-Maret 2025)
  • Budget Pendanaan: 50 juta yen (total) dengan 70 proyek yang akan didanai (maksimum 2 juta yen/proposal)

 

More info: https://research.binus.ac.id/2023/09/call-for-proposal-sumitomo-grant-for-japan-related-research-project/

Anda Mungkin Suka

660a1db095172-1711938992

Mengenal Jebakan dalam Meta-Analisis: Variasi Kekuatan Bukti

Dalam dunia penelitian, meta-analisis sering dianggap sebagai "mahkota" dari bukti ilmiah. Meta-analisis adalah alat yang kuat untuk mengintegrasikan temuan dari berbagai studi dan menyajikannya dalam kerangka yang koheren. Ini memungkinkan peneliti untuk melampaui batasan studi individual dan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang topik yang dipelajari. Keunikan meta-analisis terletak pada kemampuannya untuk menghasilkan perkiraan yang lebih akurat dan stabil dari efek intervensi atau hubungan antara variabel, dibandingkan dengan studi tunggal atau kecil.

Apa Itu Kekuatan Bukti? Kekuatan bukti dalam konteks meta-analisis meliputi berbagai aspek, mulai dari kualitas metodologi studi individual hingga konsistensi hasil antar studi. Ini juga mencakup keandalan dan ketepatan temuan yang dihasilkan. Kualitas metodologi mengacu pada seberapa baik studi-studi itu dirancang dan dilaksanakan, sedangkan konsistensi hasil mengacu pada sejauh mana temuan dari berbagai studi bersifat seragam atau saling bertentangan. Kekuatan bukti ini menjadi landasan bagi interpretasi hasil meta-analisis dan keputusan yang dibuat berdasarkan temuan tersebut.

Mengapa Variasi Ini Menjadi Masalah? Variasi dalam kekuatan bukti dapat menimbulkan sejumlah masalah dalam interpretasi hasil meta-analisis. Ketidaksesuaian metodologi antar studi, terutama jika studi-studi dengan kualitas metodologi yang rendah dimasukkan dalam analisis, dapat menghasilkan temuan yang bias atau tidak dapat diandalkan. Selain itu, ketidak konsistenan hasil antar studi dapat membingungkan dan menyulitkan dalam menyimpulkan efek sebenarnya dari intervensi atau hubungan antara variabel.

Mengenal Jebakan Variasi Kekuatan Bukti:
1. Heterogenitas: Heterogenitas merujuk pada variasi dalam desain studi, populasi sampel, intervensi, dan hasil yang diukur di antara studi-studi yang diikutsertakan dalam meta-analisis. Ini dapat mengakibatkan ketidak konsistenan hasil antar studi dan membuat interpretasi yang sulit.
2. Bias Publikasi: Bias publikasi dapat terjadi ketika ada kecenderungan untuk menerbitkan studi-studi dengan hasil yang signifikan secara statistik, sementara studi-studi dengan hasil negatif atau tidak signifikan lebih jarang dipublikasikan. Hal ini dapat mengakibatkan overestimasi efek intervensi dalam meta-analisis.
3. Kualitas Metodologi: Kualitas metodologi yang bervariasi di antara studi-studi yang diinklusi dalam meta-analisis dapat mempengaruhi keandalan temuan secara keseluruhan. Studi dengan metodologi yang lemah mungkin memiliki risiko bias yang lebih tinggi dan oleh karena itu hasilnya mungkin kurang dapat diandalkan.

Strategi Menghadapi Jebakan:
- Menilai Kualitas Studi: Penting untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap kualitas metodologi studi-studi yang akan dimasukkan dalam meta-analisis. Ini dapat melibatkan penggunaan skala penilaian kualitas studi atau pemeriksaan peer-review.
- Menganalisis Heterogenitas: Teknik statistik yang tepat, seperti analisis heterogenitas atau meta-regresi, dapat digunakan untuk mengeksplorasi dan mengukur tingkat heterogenitas di antara studi-studi yang diikutsertakan.
- Sensitivitas Analisis: Melakukan analisis sensitivitas untuk menguji kestabilan hasil meta-analisis dengan mempertimbangkan pengecualian atau penambahan studi-studi tertentu. Ini membantu menilai seberapa sensitif temuan meta-analisis terhadap perubahan dalam komposisi studi.

6549ed0f8d87c-1699343631

Panduan Memulai Penelitian: Langkah-langkah Dasar dan Prinsip-prinsipnya

Berikut ini adalah panduan singkat mengenai langkah-langkah dasar dan prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan saat memulai sebuah penelitian:

1. Identifikasi Topik Penelitian:
  - Pilih topik penelitian yang sesuai dengan minat dan tujuan Anda.
  - Pastikan topik tersebut relevan dan memiliki kontribusi terhadap bidang pengetahuan yang lebih luas.

2. Tinjauan Pustaka:
  - Lakukan tinjauan pustaka untuk memahami penelitian yang telah dilakukan sebelumnya tentang topik yang Anda pilih.
  - Identifikasi celah pengetahuan (gap) yang masih ada dalam penelitian yang ada.

3. Perumusan Pertanyaan Penelitian:
  - Bentuk pertanyaan penelitian yang jelas dan spesifik yang akan dijawab oleh penelitian Anda.
  - Pastikan pertanyaan penelitian Anda terkait dengan gap dalam pengetahuan yang telah Anda identifikasi.

4. Rancang Metode Penelitian:
  - Pilih metode penelitian yang sesuai dengan pertanyaan penelitian Anda, seperti kualitatif, kuantitatif, atau campuran.
  - Rencanakan teknik pengumpulan data yang akan Anda gunakan, seperti wawancara, survei, observasi, atau analisis dokumen.

5. Pengumpulan Data:
  - Lakukan pengumpulan data sesuai dengan rencana penelitian Anda.
  - Pastikan data yang Anda kumpulkan relevan dan akurat.

6. Analisis Data:
  - Proses data yang Anda kumpulkan menggunakan alat analisis yang sesuai.
  - Interpretasikan hasil analisis data untuk menjawab pertanyaan penelitian Anda.

7. Penulisan Laporan Penelitian:
  - Buat laporan penelitian yang sistematis dan sesuai dengan standar akademik.
  - Sertakan ringkasan, pendahuluan, metodologi, hasil, dan kesimpulan.

8. Etika Penelitian:
  - Ikuti prinsip-prinsip etika penelitian, seperti perlindungan subjek penelitian, integritas data, dan pengakuan sumber informasi.

9. Peer Review:
  - Setelah menyelesaikan laporan penelitian, ajukan hasil penelitian Anda untuk di-review oleh rekan sejawat (peer review) untuk mendapatkan umpan balik dan validasi.

10. Publikasi dan Diseminasi:
   - Publikasikan hasil penelitian Anda di jurnal ilmiah atau forum yang relevan.
   - Bagikan temuan Anda dengan komunitas ilmiah dan masyarakat melalui presentasi, seminar, atau media sosial.

Selama proses penelitian, penting untuk selalu menjaga integritas dan kualitas penelitian Anda. Pastikan Anda memahami prinsip-prinsip dasar dan metode yang relevan dengan jenis penelitian yang Anda lakukan.

64ae5163576da-1689145699

Journal: Management & Accounting Expose

CALL FOR PAPERS

In 2022, we have indexed by SINTA 5. We will publish high-quality original/research articles only with a plagiarism limit of up to 25%. And also, references must be using Mendeley. We intend to improve the high standards of excellence, visibility, and further development of the Journal.

Vol 6, No 2 (Dec 2023)
📍 Submission: July - Sept 2023
📝 Review: August - Nov 2023
📆 Publish: Dec 2023

Fee Publication: IDR 300K

🔎 Journal Link
http://jurnal.usahid.ac.id/index.php/accounting/index

🔎Author Guidelines Link
http://jurnal.usahid.ac.id/index.php/accounting/about/submissions#authorGuidelines

🔗 Journal Template Link
https://docs.google.com/document/d/1GZOOoj1XPEHbvI6iYwul_9JLSQqAET6b/edit

📲 Contact Editorial
Euis Widiati - 087781136077
Ani Siska - 081399264689

65608edf2bfa1-1700826847

Menavigasi Jurnal Predator: Mengenal dan Mengatasi Tantangan Penerbitan Berbasis Kualitas

Jurnal predator, yang juga dikenal sebagai jurnal raib atau predatory journals, adalah jurnal ilmiah yang kurang memiliki kualitas dan seringkali lebih memprioritaskan keuntungan finansial daripada kualitas penelitian. Munculnya jurnal predator telah menjadi salah satu tantangan utama dalam penerbitan berbasis kualitas. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk membantu peneliti menavigasi jurnal predator dan mengatasi tantangan penerbitan berbasis kualitas:

 

1.Pelajari Ciri-ciri Jurnal Predator:

  • Pahami ciri-ciri umum jurnal predator, seperti proses peer review yang kurang kredibel, biaya penerbitan yang tinggi tanpa layanan yang setara, tampilan situs web yang tidak profesional, dan kurangnya transparansi editorial.

2.Periksa Daftar Jurnal Predatory:

  • Periksa daftar jurnal predator yang telah diidentifikasi oleh organisasi dan lembaga terkemuka di bidang penelitian, seperti Beall's List atau Daftar Hitam Jeffrey Beall (meskipun Beall's List sudah tidak diupdate lagi, masih bisa memberikan petunjuk).

3.Perhatikan Standar Penerbitan Ilmiah:

  • Pastikan jurnal yang dipilih mematuhi standar penerbitan ilmiah yang diakui secara luas. Jurnal-jurnal yang memiliki ISSN, terindeks di basis data ilmiah terkemuka, dan memiliki reputasi baik lebih cenderung menjaga kualitas.

4.Periksa Faktor Dampak dan Indeksasi:

  • Periksa faktor dampak jurnal dan apakah jurnal tersebut diindeks di basis data terkemuka seperti PubMed, Scopus, atau Web of Science. Jurnal yang diindeks dengan baik cenderung lebih bereputasi dan berkualitas.

5.Evaluasi Proses Peer Review:

  • Pertimbangkan kualitas proses peer review. Jurnal berkualitas tinggi melibatkan proses peer review yang ketat dan transparan. Jika prosesnya tidak terdokumentasikan atau tidak transparan, itu bisa menjadi tanda jurnal yang meragukan.

6.Gunakan Daftar Putih Jurnal Berkualitas:

  • Menggunakan daftar putih jurnal yang disusun oleh lembaga atau organisasi terkemuka yang menyediakan panduan terkait jurnal-jurnal yang terpercaya dan berkualitas tinggi.

7.Libatkan Komunitas Ilmiah:

  • Diskusikan dengan sesama peneliti dan rekan sejawat untuk mendapatkan rekomendasi tentang jurnal-jurnal berkualitas di bidang penelitian tertentu.

8.Periksa Etika Penerbitan:

  • Pastikan jurnal mengikuti standar etika penerbitan ilmiah, seperti kode etik COPE (Committee on Publication Ethics).

9.Waspadai Tawaran Publikasi Cepat:

  • Hati-hati terhadap tawaran publikasi cepat yang menjanjikan publikasi dalam waktu singkat tanpa peninjauan yang memadai. Jurnal berkualitas memerlukan waktu untuk proses peer review yang baik.

10.Periksa Kredibilitas Penerbit:

  • Periksa kredibilitas penerbit jurnal. Penerbit yang memiliki sejarah panjang, berfokus pada integritas ilmiah, dan memiliki reputasi baik lebih dapat diandalkan.
  •  

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, peneliti dapat lebih baik menavigasi lingkungan penerbitan dan memilih jurnal-jurnal yang sesuai dengan standar kualitas ilmiah. Keberhati-hatian dan pemahaman yang baik tentang karakteristik jurnal predator membantu melindungi integritas penelitian dan reputasi peneliti.