Persyaratan Pengajuan Proposal OR IPSH 2024
1. SDM Iptek Aktif BRIN dan harus ada anggota dari OR IPSH
2. Kepakaran dan rekam jejak penelitian sesuai proposal yang diajukan
3. Satu (1) SDM Iptek maksimum hanya satu (1) proposal dalam satu skema (Ketua-anggota/ anggota-anggota)
4. Ketua/Peneliti Kepala diutamakan berpendidikan S2 (magister)
5. SDM Iptek (program degree by research BRIN) dapat mengajukan proposal
6. Empat hingga enam (4-6) orang SDM Iptek didukung multidisiplin / keahlian
7. Dianjurkan melibatkan lebih dari satu unit kerja (Pusat Riset) di BRIN
8. Penelitian yang berkolaborasi dengan peneliti asing dan peneliti/akademisi diaspora Indonesia akan diutamakan
9. Dapat melibatkan periset anggota dari luar BRIN sesuai kebutuhan kepakaran (tidak lebih dari 50% dari jumlah anggota tim)
10. Dapat menarik berbagai sumber pendanaan (multi sources funding scheme) dan / atau kemitraan pihak luar BRIN
11. Mempunyai keluaran sesuai dengan yang ditentukan.
Persyaratan Pengajuan Proposal OR IPSH 2024
Galeri
Data tidak ditemukan
Anda Mungkin Suka
The Palestine-Israel War and Food Crisis: Facing Urgent Humanitarian Challenges
Perang yang berkecamuk antara Palestina dan Israel telah mengakibatkan konsekuensi tragis yang melampaui batas-batas geopolitik, menciptakan krisis kemanusiaan yang mendesak di wilayah tersebut. Salah satu dampak paling merugikan dari konflik ini adalah krisis pangan yang mengancam nyawa jutaan penduduk Palestina, terutama anak-anak dan kelompok rentan lainnya.
Sebagai sebuah konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun, perang Palestina-Israel telah menghancurkan infrastruktur penting, merampas sumber daya alam, dan menghambat akses terhadap lahan pertanian. Akibatnya, produksi pangan lokal telah terpengaruh secara signifikan, meningkatkan ketergantungan terhadap impor makanan yang mahal dan sulit diakses.
Selain itu, blokade yang diberlakukan terhadap Gaza oleh Israel telah memperburuk krisis pangan di wilayah tersebut. Pembatasan terhadap impor dan ekspor barang, serta larangan terhadap perjalanan manusia, telah mengisolasi penduduk Gaza dari sumber-sumber pangan yang diperlukan untuk kelangsungan hidup mereka. Pada tingkat yang lebih luas, blokade ini telah menciptakan lingkaran setan di mana ketidakstabilan politik dan krisis ekonomi memperburuk kondisi kemanusiaan yang sudah buruk.
Namun, di tengah kegelapan krisis ini, terdapat sinar harapan yang muncul dari upaya kemanusiaan dan solidaritas internasional. Organisasi-organisasi bantuan dan lembaga nirlaba bekerja keras untuk menyediakan bantuan pangan dan kesehatan kepada mereka yang terdampak, meskipun terbatas oleh kendala logistik dan keamanan. Selain itu, kampanye kesadaran global dan panggilan untuk perdamaian yang berkelanjutan terus memperkuat dorongan untuk menyelesaikan konflik ini dan mengakhiri penderitaan rakyat Palestina.
Namun, penyelesaian jangka panjang terhadap krisis pangan di Palestina memerlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Selain mengakhiri konflik dan mengangkat blokade ekonomi terhadap Gaza, dibutuhkan juga investasi dalam pembangunan infrastruktur pertanian, pelatihan petani, dan program kesejahteraan sosial untuk membantu masyarakat Palestina membangun ketahanan pangan yang lebih baik. Dengan kerja sama global dan komitmen yang kuat dari semua pihak yang terlibat, ada harapan bahwa krisis pangan di Palestina dapat diatasi. Tetapi ini membutuhkan langkah-langkah konkret, kesediaan untuk mengatasi akar masalah, dan tekad yang teguh untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua penduduk di wilayah tersebut.
Panduan Memulai Penelitian: Langkah-langkah Dasar dan Prinsip-prinsipnya
Berikut ini adalah panduan singkat mengenai langkah-langkah dasar dan prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan saat memulai sebuah penelitian:
1. Identifikasi Topik Penelitian:
- Pilih topik penelitian yang sesuai dengan minat dan tujuan Anda.
- Pastikan topik tersebut relevan dan memiliki kontribusi terhadap bidang pengetahuan yang lebih luas.
2. Tinjauan Pustaka:
- Lakukan tinjauan pustaka untuk memahami penelitian yang telah dilakukan sebelumnya tentang topik yang Anda pilih.
- Identifikasi celah pengetahuan (gap) yang masih ada dalam penelitian yang ada.
3. Perumusan Pertanyaan Penelitian:
- Bentuk pertanyaan penelitian yang jelas dan spesifik yang akan dijawab oleh penelitian Anda.
- Pastikan pertanyaan penelitian Anda terkait dengan gap dalam pengetahuan yang telah Anda identifikasi.
4. Rancang Metode Penelitian:
- Pilih metode penelitian yang sesuai dengan pertanyaan penelitian Anda, seperti kualitatif, kuantitatif, atau campuran.
- Rencanakan teknik pengumpulan data yang akan Anda gunakan, seperti wawancara, survei, observasi, atau analisis dokumen.
5. Pengumpulan Data:
- Lakukan pengumpulan data sesuai dengan rencana penelitian Anda.
- Pastikan data yang Anda kumpulkan relevan dan akurat.
6. Analisis Data:
- Proses data yang Anda kumpulkan menggunakan alat analisis yang sesuai.
- Interpretasikan hasil analisis data untuk menjawab pertanyaan penelitian Anda.
7. Penulisan Laporan Penelitian:
- Buat laporan penelitian yang sistematis dan sesuai dengan standar akademik.
- Sertakan ringkasan, pendahuluan, metodologi, hasil, dan kesimpulan.
8. Etika Penelitian:
- Ikuti prinsip-prinsip etika penelitian, seperti perlindungan subjek penelitian, integritas data, dan pengakuan sumber informasi.
9. Peer Review:
- Setelah menyelesaikan laporan penelitian, ajukan hasil penelitian Anda untuk di-review oleh rekan sejawat (peer review) untuk mendapatkan umpan balik dan validasi.
10. Publikasi dan Diseminasi:
- Publikasikan hasil penelitian Anda di jurnal ilmiah atau forum yang relevan.
- Bagikan temuan Anda dengan komunitas ilmiah dan masyarakat melalui presentasi, seminar, atau media sosial.
Selama proses penelitian, penting untuk selalu menjaga integritas dan kualitas penelitian Anda. Pastikan Anda memahami prinsip-prinsip dasar dan metode yang relevan dengan jenis penelitian yang Anda lakukan.
Survei Kesejahteraan Karyawan Terdampak PHK
PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) sering kali membawa dampak signifikan bagi karyawan yang mengalaminya. Selain tantangan finansial, PHK juga dapat menyebabkan masalah psikologis yang serius. Menyikapi keresahan yang dialami oleh korban PHK, LMZ BAZNAS Institut TAZKIA bermaksud untuk menggali dan memahami lebih dalam kondisi yang dialami seseorang setelah mengalami PHK melalui survei ini.
Pengisian survei bersifat Rahasia dan Anonim.
Link : https://bit.ly/SurveiLMZ-DampakPHK
Target responden dari survei ini adalah seseorang yang pernah terdampak PHK di seluruh wilayah Indonesia.
Periode Survei : 16 Mei - 1 Juni 2024
Reward
Bagi 10 responden yang terpilih akan mendapatkan apresiasi berupa Voucher E-Wallet sebesar Rp 50.000
LMZ BAZNAS Institut TAZKIA
LPPM Tazkia Gelar Pelatihan & Sertifikasi Associate Wealth Planner Syariah (AWPS) Batch 21
Bogor, 10 Desember 2024 – Institut Agama Islam (IAI) Tazkia melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Tazkia telah menggelar Pelatihan & Sertifikasi Associate Wealth Planner Syariah (AWPS) Batch 21 pada Selasa, 10 Desember 2024. Acara ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, dengan tujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam perencanaan keuangan berbasis syariah.
Pelatihan yang diikuti oleh 19 peserta dari kalangan mahasiswa, praktisi, dan dosen ini menghadirkan tiga narasumber dari IAI Tazkia yang berkompeten di bidangnya, yaitu:
- Asnan Purba, Lc, M.Pd.I, QWP, CWC
- Nashr Akbar, M.Ec., CFP
- Rahma Wijayanti, M.S.Ak., CFP
Acara ini terbagi menjadi tiga sesi utama yang memberikan wawasan mendalam mengenai perencanaan keuangan syariah, di antaranya:
Maqasid Syariah dalam Harta Islami: Membahas prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan harta dan bagaimana cara menerapkannya dalam perencanaan keuangan.
Pengantar AWPS: Memberikan pemahaman tentang sertifikasi AWPS, serta manfaat dan aplikasinya di dunia profesional.
Studi Kasus: Peserta mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari melalui studi kasus nyata, dengan bimbingan langsung menggunakan aplikasi MyIFPE Syariah.
Salah satu peserta, yang turut memberikan testimoni setelah mengikuti pelatihan, mengungkapkan, “Bagus, lanjutkan dan ditingkatkan, alhamdulillah.” Testimoni ini menunjukkan antusiasme peserta terhadap kualitas pelatihan dan manfaat yang mereka peroleh.
IAI Tazkia berharap pelatihan ini dapat mencetak perencana keuangan syariah yang kompeten dan berintegritas tinggi, serta mampu berkontribusi dalam pengelolaan keuangan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam yang lebih luas.
Kontak Media:
LPPM IAI Tazkia
Email: [email protected]
Website: www.lppm.tazkia.ac.id
IG: LPPM Tazkia