Author

Kemudahan Mencari Jurnal Penelitian

Temukan jurnal penelitian terbaru dengan mudah menggunakan fitur pencarian kami. Sistem kami menyediakan akses cepat dan akurat ke berbagai publikasi ilmiah, membantu Anda dalam penelitian dan pengembangan studi Anda.

Globe
Globe Globe
Pusat Studi Halal
Pusat Studi Ziswaf
Concentric circles

Pusat Studi & Sertifikasi

Telusuri pusat studi kami yang beragam dan dapatkan pengetahuan mendalam di bidang yang Anda minati. Selain itu, kami juga menawarkan sertifikasi yang diakui secara industri untuk memperkuat kualifikasi Anda dan meningkatkan peluang karir.

Pelatihan & Sertifikasi

See all

International Public Lecture #3

📌 International Public Lecture 📌
📚Trial Sit in Class📖

🪙 Theme 
“Islamic Moral Economy”

👨🏻‍🎓Speaker:
Prof Mehmet Asutay
~Professor of Middle Eastern and Islamic Political Economy and Finance 
~IsDB Prize Winner for Impactul Achievement in Islamic Economics 2024

👨🏻‍🎓Moderator:
Abdul Aziz Ibrahim, Ph.D
Vice Rector Tazkia Islamic University College

👨🏻‍🎓Opening Speech:
Prof Muhammad Zilal Hamzah, Ph.D
Chair of the Development Economics Concentration for the IE Doctoral Program, Trisakti University

🕰 Saturday, 11 May 2024
⏳ 16:00 WIB - 18:00 WIB

Register for free e-ceritificate :
https://bit.ly/Registration-IPL3

Hosted by: 
Tazkia Islamic University College
Institute For Research And Comunity Empowerment

International Public Lecture #2

📌 International Public Lecture📌
📚Trial Sit in Class📖

🪙 Theme 
Humane Economy Dynamic Model (HEDM) for Sustainability Management

👨🏻‍🎓Speaker:
Prof. Tariqullah Khan
~Professor, INCEIF University
~IsDB Prize Winner for Impactul Achievement in Islamic Economics 2022

👨🏻‍🎓Moderator:
Prof. Murniati Mukhlisin, M.Acc., CFP.
Lecturer, Tazkia Islamic University College

🕰 Saturday, 27 April 2024 M/ 18 Syawal 1445 H
⏳ 18:30 WIB - 19:30 WIB

🎥 Zoom Meeting:
https://us02web.zoom.us/j/83446926607?pwd=VUFNREJ6WTZqK2ZjUW1xYUU5aWFOdz09

Meeting ID: 834 4692 6607
Passcode: 621024

Register for free e-ceritificate :
https://bit.ly/InternationalPublicLecture2

Hosted by: 
Tazkia Islamic University College
Institute For Research And Comunity Empowerment

International Public Lecture #1

📌 Public Lecture


“ISLAMIC CAPITAL: Ethical Foundation of An Equitable Economic System”

🧑🏻‍🎓Speaker:
Prof. Habib Ahmed
~Professor & Sharjah Chair in Islamic Law & Finance, Durham University 
~1st IsDB Prize Winner for Impactul Achievement in Islamic Economics


🕰 Saturday, 20 April 2024 M/ 11 Syawal 1445 H
⏳ 16.00 WIB - 17:30 WIB

🎥 Zoom Meeting

https://us02web.zoom.us/j/89148326972

ID Rapat: 891 4832 6972

Hosted by: 
Tazkia Islamic University College

Pelatihan dan Sertifikasi Associate Wealth Planner Syariah (AWPS)

Apa itu AWP?

Associate Wealth Planner (AWP) adalah pelatihan perencanaan keuangan pribadi berbasis digital komprehensif untuk meningkatkan kemampuan mengelola keuangan, pendapatan dan pengeluaran untuk mewujudkan financial goals sesuai standar FPSB.

Siapa saja yang boleh mengikuti AWP?

Masyarakat umum
Jobseeker dan fresh graduate
Agen asuransi
Praktisi keuangan
Kenapa harus AWP?

1. Mendalami dunia perencanaan keuangan
2. Mempersiapkan diri untuk masuk ke industri keuangan (fresh graduate, jobseeker, dan entry level)
3. Mendapatkan sertifikasi dan gelar profesi untuk menunjang karier industri keuangan (banker, insurance person, dll)
4. Mengelola dan merencanakan keuangan yang baik bagi pribadi dan keluarga (financial goals) Pathway untuk meraih gelar Qualified Wealth Planner (QWP), gelar Registered Financial Planner (RFP), dan Certified Financial Planner (CFP).

👩🏻‍🏫 Trainer 👨🏻‍🏫
🎤 Nashr Akbar, M.Ec
🎤 Dina Diana, M.Si., CFP
🎤 Putri Syifa Amalia, M.Sc., CFP

🏅 Fasilitas🏅
✨ Sertifikat
✨ Materi Pelatihan
✨ Gelar AWP
✨ Aplikasi My IFPE Syariah

Tanggal
Senin, 18 Desember 2023 M 

Waktu
08:30-16:30 WIB

Tempat
Online - Zoom Meeting

CP
🧕🏻 Thia: 082292380489

Investasi
Rp 650.000 (mahasiswa Tazkia)
Rp 1.200.000 (Umum)

Rekening;
BSI. 7999222115
AN. LPPM Tazkia

Organized By
Lppm Tazkia

BOOK NOW OR REGRET LATER

Berita Terbaru

See all

Survei Kesejahteraan Karyawan Terdampak PHK 17 Mei 2024

PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) sering kali membawa dampak signifikan bagi karyawan yang mengalaminya. Selain tantangan finansial, PHK juga dapat menyebabkan masalah psikologis yang serius. Menyikapi keresahan yang dialami oleh korban PHK, LMZ BAZNAS Institut TAZKIA bermaksud untuk menggali dan memahami lebih dalam kondisi yang dialami seseorang setelah mengalami PHK melalui survei ini.

Pengisian survei bersifat Rahasia dan Anonim.

Link : https://bit.ly/SurveiLMZ-DampakPHK

Target responden dari survei ini adalah seseorang yang pernah terdampak PHK di seluruh wilayah Indonesia.

Periode Survei : 16 Mei - 1 Juni 2024

Reward
Bagi 10 responden yang terpilih akan mendapatkan apresiasi berupa Voucher E-Wallet sebesar Rp 50.000

LMZ BAZNAS Institut TAZKIA

Penelitian Netnografi Digital pada Masyarakat Modern 29 Apr 2024

Di tengah era digital yang semakin maju, kehidupan sosial kita telah bertransformasi secara radikal. Platform digital seperti media sosial, forum online, dan blog telah menjadi arena baru di mana interaksi sosial berlangsung. Karena perubahan ini, muncul kebutuhan untuk memahami bagaimana teknologi mempengaruhi perilaku sosial dan budaya kita. Dalam konteks ini, netnografi digital, yang merupakan adaptasi dari etnografi tradisional ke ruang digital, menawarkan wawasan penting.

Apa itu Netnografi Digital?

Netnografi digital adalah metodologi penelitian yang menggunakan prinsip etnografi—studi mendalam tentang orang dan budaya—dan menerapkannya pada konteks komunitas online. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Robert Kozinets pada akhir 1990-an dan telah berkembang menjadi alat utama dalam riset kualitatif. Melalui netnografi, peneliti dapat mengamati, menganalisis, dan berinteraksi dengan perilaku alami peserta tanpa gangguan fisik, memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika sosial yang terjadi di internet.

Kegunaan Netnografi di Masyarakat Modern

  • Menjelajahi Perilaku Konsumen. Dalam pemasaran dan riset pasar, netnografi menjadi sangat berharga karena memungkinkan merek untuk mendengarkan dan memahami percakapan konsumen tentang produk atau jasa mereka secara real-time. Ini memberikan insight tentang preferensi konsumen, tren, dan masalah produk yang mungkin tidak terungkap melalui survei atau wawancara tradisional.
  • Memahami Perubahan Sosial dan Budaya. Netnografi memungkinkan peneliti untuk menangkap dan menganalisis perubahan nilai dan norma sosial yang sering kali muncul pertama kali dalam diskusi online. Misalnya, penelitian tentang bagaimana komunitas online bereaksi terhadap isu-isu sosial seperti perubahan iklim atau kesetaraan gender dapat memberikan wawasan tentang pergeseran sikap sebelum hal itu menjadi jelas di masyarakat umum.
  • Mengungkap Subkultur. Internet adalah habitat alami bagi subkultur yang mungkin tidak terlihat atau mudah diakses oleh peneliti menggunakan metode konvensional. Dari penggemar genre musik tertentu hingga kelompok aktivisme, netnografi memungkinkan studi tentang komunitas ini dalam skala yang lebih luas.

Metodologi Penelitian Netnografi

Proses netnografi melibatkan beberapa langkah kunci:

  • Pemilihan Situs. Peneliti harus memilih platform online yang paling relevan dengan topik penelitian mereka. Ini bisa berupa media sosial, forum, atau blog tergantung pada fokus studi.
  • Pengumpulan dan Analisis Data. Data yang dikumpulkan dalam netnografi biasanya berupa teks, gambar, dan video yang dihasilkan pengguna. Metode analisis bisa berupa analisis isi kualitatif, kuantitatif, atau kombinasi keduanya, tergantung pada tujuan penelitian.
  • Etika Penelitian. Salah satu tantangan utama dalam netnografi adalah etika, terutama berkaitan dengan privasi. Peneliti harus memastikan bahwa mereka memiliki izin untuk menggunakan data dari forum atau grup online, dan bahwa identitas pribadi tidak terungkap tanpa persetujuan.

Tantangan dalam Penelitian Netnografi

  • Kecepatan Perubahan Media Digital. Kecepatan di mana platform digital berkembang dapat membuat hasil penelitian cepat usang. Oleh karena itu, netnografi membutuhkan fleksibilitas dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan teknologi.
  • Bias dalam Data. Data yang dihasilkan dari interaksi online bisa jadi tidak sepenuhnya mencerminkan populasi yang lebih luas karena tidak semua demografi aktif secara online dengan cara yang sama. Ini bisa mengarah pada bias dalam penelitian.
  • Isu Privasi dan Anonimitas. Mengelola privasi dan anonimitas merupakan aspek kritikal dalam etika netnografi. Peneliti harus memastikan bahwa mereka menghormati hak-hak partisipan dan beroperasi sesuai dengan pedoman etika yang ketat.

Kesimpulan

Netnografi digital menawarkan cara yang kuat dan relevan untuk memahami masyarakat modern yang terus berkembang. Sebagai alat penelitian, netnografi mengungkapkan bagaimana digitalisasi telah mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan kita. Dengan memanfaatkan teknologi untuk mendengarkan dan memahami percakapan yang terjadi di ruang online, para peneliti dapat menangkap nuansa perilaku yang sebelumnya sulit untuk diamati. Melalui pendekatan etis dan sistematis, netnografi terus memberikan wawasan berharga tentang dinamika sosial dan budaya kita yang terus berubah.

Questionnaire Development for Impactful Survey 29 Apr 2024

Dalam dunia penelitian dan pendidikan, survei berperan sebagai alat vital untuk mengumpulkan data dan insight yang berharga. Kuesioner, sebagai komponen utama dari setiap survei, harus dirancang dengan hati-hati untuk memastikan bahwa data yang diperoleh tidak hanya relevan tetapi juga akurat dan dapat diandalkan. Artikel ini bertujuan untuk membimbing para peneliti dan pendidik dalam mengembangkan kuesioner yang efektif, yang mampu menghasilkan dampak nyata dalam studi atau proyek penelitian mereka. Dengan mengikuti prinsip-prinsip yang akan dibahas, pembaca akan dapat meningkatkan kualitas data survei mereka, serta efektivitas keseluruhan penelitian.

Mengerti Tujuan Survei
Pengembangan kuesioner yang sukses dimulai dengan pemahaman yang jelas tentang apa yang ingin dicapai melalui survei. Tujuan survei harus spesifik, terukur, dan relevan dengan kebutuhan penelitian atau edukatif yang sedang dihadapi. Sebagai contoh, dalam konteks akademik, survei bisa bertujuan untuk menilai keefektifan metode pengajaran baru, sedangkan dalam penelitian, survei mungkin digunakan untuk mengumpulkan pendapat ahli tentang perkembangan terbaru di bidang tertentu.

Definisi tujuan yang jelas ini tidak hanya membantu dalam formulasi pertanyaan yang tepat tetapi juga dalam menentukan metodologi pengumpulan dan analisis data yang paling sesuai. Hal ini juga penting untuk memastikan bahwa semua pertanyaan dalam kuesioner secara langsung mendukung tujuan survei, sehingga waktu responden tidak terbuang sia-sia dan data yang diperoleh benar-benar bermanfaat.
Desain Kuesioner
Desain kuesioner yang baik adalah kunci utama untuk menghasilkan data yang valid dan dapat diandalkan. Berikut adalah beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan saat mendesain kuesioner:

  • Kejelasan dan Kependeakan. Setiap pertanyaan harus dirumuskan dengan jelas dan langsung ke pokok permasalahan. Hindari penggunaan jargon atau terminologi yang mungkin tidak dimengerti oleh responden. Pertanyaan harus cukup pendek untuk tidak menyebabkan kelelahan responden tetapi cukup informatif untuk mengumpulkan data yang Anda butuhkan.
  • Konsistensi dan Struktur. Menggunakan struktur yang konsisten sepanjang kuesioner dapat membantu responden memahami apa yang diharapkan dari mereka, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas jawaban mereka. Struktur ini bisa berupa urutan logis pertanyaan, penggunaan skala yang sama untuk pertanyaan yang serupa, atau pengelompokan tema pertanyaan.
  • Hindari Bias. Penting untuk memformulasikan pertanyaan sehingga tidak memihak atau mengarahkan responden ke jawaban tertentu. Pertanyaan harus netral dan objektif, memberikan ruang bagi responden untuk memberikan jawaban jujur mereka tanpa pengaruh dari cara pertanyaan tersebut diajukan.
  • Memilih Tipe Pertanyaan. Tipe pertanyaan dalam kuesioner dapat sangat mempengaruhi jenis dan kualitas data yang diperoleh. Berikut adalah beberapa tipe pertanyaan yang sering digunakan dalam kuesioner:
  • Pertanyaan Terbuka. Pertanyaan terbuka memungkinkan responden untuk menjawab dengan kata-kata mereka sendiri, memberikan wawasan yang lebih mendalam dan nuansa yang tidak tersedia melalui format pertanyaan lain. Pertanyaan ini ideal untuk mendapatkan pendapat detail atau cerita pribadi.
  • Pertanyaan Tertutup. Pertanyaan tertutup, seperti pilihan ganda atau skala rating, memudahkan pengumpulan dan analisis data karena jawabannya standar. Tipe pertanyaan ini efektif untuk statistik dan membandingkan jawaban dari sejumlah besar responden.
  • Skala Rating. Skala rating sering digunakan untuk mengukur intensitas perasaan atau pendapat responden terhadap suatu isu. Misalnya, skala Likert adalah alat yang umum digunakan dalam survei pendidikan dan sosial untuk mengukur sikap atau kepuasan.
  • Validasi dan Uji Coba Kuesioner. Sebelum kuesioner disebarluaskan secara luas, penting untuk melakukan validasi dan uji coba terlebih dahulu. Proses ini memastikan bahwa pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner menghasilkan data yang konsisten dan valid. Uji coba bisa dilakukan melalui pilot survey, di mana kuesioner diberikan kepada kelompok kecil untuk menilai apakah pertanyaannya dimengerti dan apakah ada masalah teknis dalam pengisian.

Validasi lebih lanjut mungkin melibatkan ahli untuk memeriksa apakah kuesioner mencakup semua aspek yang relevan dari topik yang diteliti, serta memastikan bahwa tidak ada bias atau kesalahan lain yang dapat mempengaruhi hasil.

Analisis Data dan Pelaporan
Setelah data terkumpul melalui kuesioner, langkah berikutnya adalah analisis dan pelaporan. Pemahaman mendalam tentang cara menganalisis data akan membantu dalam merancang kuesioner yang lebih efektif, karena pemilihan tipe pertanyaan dan format jawaban harus disesuaikan dengan metode analisis yang akan digunakan.

  • Analisis Data. Analisis data survei dapat berkisar dari statistik deskriptif sederhana hingga analisis multivariat yang lebih kompleks, tergantung pada tujuan survei dan kompleksitas data yang diperoleh. Statistik deskriptif sering digunakan untuk menggambarkan karakteristik umum dari data seperti rata-rata, median, dan modus. Untuk data yang lebih kompleks, teknik seperti analisis faktor atau kluster mungkin diperlukan untuk mengidentifikasi pola atau grup dalam data.
  • Pentingnya Perangkat Lunak. Menggunakan perangkat lunak analisis data yang tepat sangat penting dalam proses ini. Alat seperti SPSS, Stata, atau R dapat membantu dalam melakukan analisis statistik yang kompleks dan menghasilkan visualisasi data yang efektif untuk mempermudah pemahaman hasil.
  • Pelaporan Hasil. Pelaporan hasil harus dilakukan dengan jelas dan sistematis. Laporan harus mencakup deskripsi metodologi, analisis data yang dilakukan, dan pembahasan tentang temuan. Penting untuk menyajikan data dengan cara yang dapat diakses oleh audiens target, menggunakan grafik, tabel, dan infografis jika perlu. Selain itu, kesimpulan dan rekomendasi berdasarkan data harus disajikan dengan jelas, memberikan nilai tambah kepada pembaca.

Pengembangan kuesioner yang efektif adalah kunci utama dalam menghasilkan data yang berkualitas tinggi, yang pada gilirannya akan meningkatkan keandalan dan validitas temuan penelitian. Dengan mengikuti prinsip-prinsip yang diuraikan dalam artikel ini, para peneliti dan pendidik dapat merancang kuesioner yang tidak hanya efisien dalam mengumpulkan data tetapi juga dalam memberikan wawasan yang mendalam dan berdampak pada area studi mereka. Melalui pendekatan yang sistematis dan mempertimbangkan setiap aspek dari pengembangan kuesioner hingga analisis data dan pelaporan, survei yang dilakukan dapat memenuhi standar tertinggi keilmuan dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi komunitas penelitian dan pendidikan.

Artikel Terbaru

See all

The Influence of Islamic Financial Literacy, Income, and Lifestyle on Financial Management among Housewives

This research discusses the influence of Islamic financial literacy, income, and lifestyle on financial management among housewives (a case study in Jabodetabek). The research adopts a quantitative approach using Multiple Linear Regression method, focusing on a case study in Jabodetabek. The data for this study were collected through questionnaires distributed to respondents who are Muslim housewives with income. The findings of this research are as follows: 1) Islamic financial literacy does not have a significant influence on financial management among housewives. 2) Income has a significant influence on financial management among housewives. 3) Lifestyle has a significant influence on financial management among housewives. 4) Islamic financial literacy, income, and lifestyle collectively have an influence on financial management among housewives. Keywords: Islamic financial literacy, financial management, financial planning.

Read more

Islamic Service, Branding, And Advertising Influence 212 Mart Co-Op Consumer Loyalty

Purpose: This thesis explores the impact of Islamic Service Quality, Islamic Branding, and Islamic Advertising on consumer loyalty within the 212 Mart Co-ops. Employing a quantitative approach, this study aimed to understand the dynamics of consumer loyalty in this context.

Methodology/approach: Quantitative data were gathered through questionnaires, and Multiple Linear Regression was utilized for analysis. This study adopted a quantitative methodology supported by the SPSS program for data management and analysis.

Results/findings: This study reveals the significant influences of Islamic Service Quality and Islamic Branding on consumer loyalty in the 212 Mart Co-ops. However, Islamic Advertising does not exhibit a notable impact on consumer loyalty. Interestingly, Islamic service quality and branding collectively exert a significant influence on consumer loyalty.

Limitations: Acknowledging its boundaries, the study was confined to quantitative data, potentially influenced by biases in questionnaire responses. Additionally, the exclusion of other variables that impact consumer loyalty is recognized as a limitation.

Contribution: This research makes a noteworthy contribution by emphasizing the considerable impact of Islamic Service Quality and Islamic Branding on consumer loyalty within the 212 March Co-op. This study provides valuable insights for marketers and policymakers, suggesting avenues to enhance these aspects for an overall improvement in consumer loyalty.aspects for an overall improvement in consumer loyalty.

Keywords:

1. Islamic Quality

2. Islamic Branding

3. Islamic Advirtising

4. Consumer Loyalty

Read more

Concentration Level and Market Power of Islamic Bank Industry: Analysis of Pre and Post Bank Syariah Indonesia Merger

This paper attempted to examine the concentration and the degree of market power in the Indonesian Islamic Bank Industry during the pre and post-Bank Syariah Indonesia mega-merger. However, using the Strategic Tripod concept, this paper explored the response of the competitor pursuant to the merger. This paper used two main secondary data sources, which were 2 quarterly financial reports before the merger and 1 quarterly financial report after the merger of 34 Islamic bank data, and applied the Herfindhal-Hircsmann Index and Concentration Ratio of the top 5 Islamic banks. This paper discovered that the concentration ratio was at a moderate level. Moreover, based on the CR5 calculation result, Islamic banks have an oligopoly market structure. As for the response to the mega-merger, this paper divides 34 islamic banks into 3 clusters which are full-fledged Islamic banks (Bank Umum Syariah), Private Owned Islamic Subsidiary (Unit Usaha Syariah), Province Owned Islamic Subsidiary (Unit Usaha Syariah Bank BPD). Based on the strategic tripod, the strategy of the Islamic full-fledged bank orchestrates resources to win the competition. The privately owned Islamic Subsidiaries are taking advantage of their resource sharing with their parents. Meanwhile, the Province Islamic subsidiary's strategy relies on the regulations determined by the bank shareholders, who, in this case, are the government province.

Read more