• Home
  • Berita
  • Pelaksaaan Wawancara kualitatif, Persiapan hal berikut!

65333b227e751-1697856290

Pelaksaaan Wawancara kualitatif, Persiapan hal berikut!

admin 21 Okt 2023

Wawancara kualitatif adalah metode penting dalam penelitian kualitatif yang digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pandangan, pengalaman, dan perspektif subjek penelitian. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan dalam melakukan wawancara kualitatif:

1. Persiapan:
  - Tentukan tujuan wawancara: Pahami tujuan penelitian Anda dan pertanyaan yang ingin Anda jawab melalui wawancara.
  - Identifikasi subjek penelitian: Pilih partisipan atau informan yang relevan dan memiliki pengetahuan tentang topik penelitian.
  - Buat daftar pertanyaan: Siapkan daftar pertanyaan yang relevan dan terkait dengan tujuan penelitian. Pertanyaan harus terbuka dan dirancang untuk memungkinkan informan berbicara secara mendalam.
  - Rencanakan lokasi dan waktu: Tentukan tempat dan waktu yang nyaman untuk informan dan Anda sendiri.

2. Membangun Hubungan:
  - Jelaskan tujuan wawancara: Saat memulai wawancara, jelaskan kepada informan tujuan Anda dan bagaimana data akan digunakan.
  - Ciptakan suasana yang nyaman: Pastikan informan merasa nyaman dan rileks selama wawancara.
  - Bangun hubungan interpersonal: Pertimbangkan untuk membangun hubungan positif dengan informan, sehingga mereka merasa terbuka untuk berbagi.

3. Pelaksanaan Wawancara:
  - Mulailah dengan pertanyaan pengantar: Mulai dengan pertanyaan ringan atau pertanyaan pengantar untuk membangun alur wawancara.
  - Dengarkan dengan aktif: Dengarkan dengan penuh perhatian terhadap apa yang diungkapkan oleh informan. Biarkan informan berbicara tanpa terlalu banyak interupsi.
  - Ajukan pertanyaan yang mendalam: Ajukan pertanyaan terbuka yang mendorong informan untuk menjelaskan pemikiran, pengalaman, dan pandangan mereka secara rinci.
  - Catat catatan: Ambil catatan selama wawancara atau gunakan perangkat perekam, tetapi pastikan Anda memiliki izin dari informan untuk merekam.

4. Fleksibilitas:
  - Bersikap fleksibel: Terkadang informan dapat membuka pintu untuk topik baru atau informasi yang tidak Anda antisipasi. Bersikap fleksibel dan reaktif terhadap arah wawancara.

5. Penutupan:
  - Tanyakan pertanyaan terakhir: Sebelum menutup wawancara, pastikan Anda mengajukan pertanyaan terakhir, seperti, "Apa yang ingin Anda tambahkan?"
  - Berterima kasih: Sampaikan terima kasih kepada informan atas waktu dan kontribusinya dalam wawancara.

6. Analisis Data:
  - Setelah wawancara selesai, analisis data yang diperoleh. Transkripsi wawancara jika perlu, dan identifikasi pola, tema, atau temuan kualitatif.

7. Validasi:
  - Kembali kepada informan: Jika memungkinkan, kembalilah kepada informan untuk memverifikasi atau memvalidasi temuan Anda.

8. Penulisan Laporan:
  - Sajikan temuan Anda dalam laporan penelitian dengan jelas dan memadai. Gunakan kutipan langsung untuk mendukung temuan Anda.

9. Diseminasi:
  - Publikasikan hasil penelitian jika diperlukan dan sesuai dengan tujuan penelitian Anda.

Wawancara kualitatif memerlukan keterampilan mendengarkan yang baik, kemampuan untuk membangun hubungan dengan informan, dan kesabaran dalam mendapatkan informasi yang relevan dan mendalam.

Anda Mungkin Suka

64ae5163576da-1689145699

Journal: Management & Accounting Expose

CALL FOR PAPERS

In 2022, we have indexed by SINTA 5. We will publish high-quality original/research articles only with a plagiarism limit of up to 25%. And also, references must be using Mendeley. We intend to improve the high standards of excellence, visibility, and further development of the Journal.

Vol 6, No 2 (Dec 2023)
πŸ“ Submission: July - Sept 2023
πŸ“ Review: August - Nov 2023
πŸ“† Publish: Dec 2023

Fee Publication: IDR 300K

πŸ”Ž Journal Link
http://jurnal.usahid.ac.id/index.php/accounting/index

πŸ”ŽAuthor Guidelines Link
http://jurnal.usahid.ac.id/index.php/accounting/about/submissions#authorGuidelines

πŸ”— Journal Template Link
https://docs.google.com/document/d/1GZOOoj1XPEHbvI6iYwul_9JLSQqAET6b/edit

πŸ“² Contact Editorial
Euis Widiati - 087781136077
Ani Siska - 081399264689

654e1adb9f259-1699617499

Peran Jurnal Ilmiah dalam Advokasi Pengetahuan Global

  • Peran Jurnal Ilmiah dalam Advokasi Pengetahuan Global
  • 1.Penyebaran Pengetahuan
  •  Jurnal ilmiah berperan sebagai saluran utama untuk menyebarkan pengetahuan baru dan temuan penelitian kepada komunitas ilmiah global. Ini membantu mengatasi batasan geografis dan mendukung pertukaran ide secara internasional.
  • 2.Pengakuan dan Reputasi
  •  Publikasi dalam jurnal ilmiah memberikan pengakuan akademis kepada peneliti dan memberi reputasi pada institusi atau negara asal. Ini mendorong persaingan sehat dalam produksi pengetahuan yang berkualitas.
  • 3.Pendorong Inovasi
  •  Jurnal ilmiah menjadi katalisator untuk inovasi dengan menyediakan platform bagi peneliti untuk membagikan ide baru, metode, dan temuan. Ini membantu mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat global.
  • 4.Kolaborasi dan Jaringan
  •  Publikasi dalam jurnal ilmiah memfasilitasi kolaborasi antarpeneliti dari berbagai negara. Ini memperluas jaringan ilmiah, mempromosikan kerjasama, dan menciptakan komunitas global yang saling mendukung.
  • 5.Pengaruh pada Kebijakan
  •  Artikel jurnal ilmiah dapat memiliki dampak pada pembuatan kebijakan, terutama ketika temuan penelitian relevan dengan isu-isu global. Hal ini memperkuat peran jurnal ilmiah sebagai sumber informasi penting bagi pengambil kebijakan.
  • 6.Peningkatan Literasi Ilmiah
  •  Jurnal ilmiah berkontribusi pada peningkatan literasi ilmiah di tingkat global. Pembaca dari berbagai latar belakang dapat mengakses dan memahami hasil penelitian terkini, meningkatkan pemahaman mereka tentang ilmu pengetahuan.
  • 7.Penyeimbang Informasi
  •  Dalam era informasi yang cepat, jurnal ilmiah berperan sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya dan diverifikasi. Ini membantu mencegah penyebaran informasi palsu atau tidak akurat.
  • 8.Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
  •  Jurnal ilmiah sering kali mencakup penelitian yang mendukung pembangunan berkelanjutan, menghadirkan solusi untuk tantangan global seperti perubahan iklim, keberlanjutan energi, dan kesehatan masyarakat.
  • 9.Pemecahan Masalah Global
  •  Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah dapat memberikan wawasan dan solusi untuk masalah global seperti pandemi, kemiskinan, dan ketidaksetaraan, memberikan kontribusi nyata terhadap pemecahan masalah di tingkat global.
  • 10.Memotivasi Generasi Muda
  •  Jurnal ilmiah memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terlibat dalam penelitian dan mengejar karir di bidang ilmu pengetahuan, mendorong pertumbuhan dan perkembangan keilmuan di seluruh dunia.
  • Melalui peran-peran ini, jurnal ilmiah memiliki dampak signifikan dalam memajukan pengetahuan global, membentuk kebijakan, dan mendukung pembangunan ilmiah di berbagai negara.
65699d1bf1363-1701420315

Persyaratan Pengajuan Proposal OR IPSH 2024

Persyaratan Pengajuan Proposal OR IPSH 2024
1. SDM Iptek Aktif BRIN dan harus ada anggota dari OR IPSH
2. Kepakaran dan rekam jejak penelitian sesuai proposal yang diajukan
3. Satu (1) SDM Iptek maksimum hanya satu (1) proposal dalam satu skema (Ketua-anggota/ anggota-anggota)
4. Ketua/Peneliti Kepala diutamakan berpendidikan S2 (magister)
5. SDM Iptek (program degree by research BRIN) dapat mengajukan proposal
6. Empat hingga enam (4-6) orang SDM Iptek didukung multidisiplin / keahlian
7. Dianjurkan melibatkan lebih dari satu unit kerja (Pusat Riset) di BRIN
8. Penelitian yang berkolaborasi dengan peneliti asing dan peneliti/akademisi diaspora Indonesia akan diutamakan
9. Dapat melibatkan periset anggota dari luar BRIN sesuai kebutuhan kepakaran (tidak lebih dari 50% dari jumlah anggota tim)
10. Dapat menarik berbagai sumber pendanaan (multi sources funding scheme) dan / atau kemitraan pihak luar BRIN
11. Mempunyai keluaran sesuai dengan yang ditentukan.

652cb070a5bad-1697427568

Metodologi Regresi Logistik Pada Penelitian Kuantitatif, Bagaimana Langkah Utamanya?

Metodologi Regresi Logistik digunakan dalam penelitian kuantitatif untuk memahami dan memodelkan hubungan antara satu atau lebih variabel independen dengan variabel dependen yang bersifat biner (dua kategori). Ini dapat membantu memprediksi probabilitas atau kemungkinan kejadian suatu peristiwa. Berikut adalah langkah-langkah utama dalam metodologi Regresi Logistik:

1. Perumusan Masalah:
  - Mulailah dengan merumuskan masalah penelitian yang ingin Anda selesaikan. Tentukan variabel independen dan variabel dependen yang akan Anda analisis dalam konteks regresi logistik.

2. Pengumpulan Data:
  - Kumpulkan data yang diperlukan untuk variabel independen dan dependen. Pastikan data tersebut sesuai dengan tujuan penelitian Anda.

3. Penyusunan Data:
  - Bersihkan dan persiapkan data Anda. Hal ini melibatkan pemrosesan data yang hilang, penanganan outlier, dan pengkodean variabel jika diperlukan.

4. Penentuan Model:
  - Pilih jenis model regresi logistik yang sesuai. Anda dapat memilih regresi logistik biner, multinomial, atau ordinal tergantung pada jenis data yang Anda miliki.

5. Variabel Independen:
  - Pilih variabel independen yang akan dimasukkan ke dalam model. Pastikan variabel tersebut memiliki hubungan teoritis dengan variabel dependen.

6. Estimasi Model:
  - Gunakan perangkat lunak statistik seperti R, Python, atau perangkat statistik lainnya untuk mengestimasi model regresi logistik. Model akan memberikan estimasi koefisien untuk masing-masing variabel independen.

7. Evaluasi Model:
  - Evaluasi kualitas model Anda dengan berbagai metrik seperti R-squared (untuk regresi logistik biner), deviance, AIC, BIC, dan lainnya. Anda juga dapat menggunakan uji goodness-of-fit seperti uji Hosmer-Lemeshow untuk mengukur sejauh mana model sesuai dengan data.

8. Interpretasi Hasil:
  - Interpretasikan koefisien model. Apakah variabel independen berkontribusi secara signifikan terhadap variabel dependen? Apakah arah hubungan positif atau negatif?

9. Validasi Model:
  - Validasi model Anda dengan menggunakan data yang berbeda, jika memungkinkan. Hal ini penting untuk menguji apakah model dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih luas.

10. Kesimpulan:
   - Tarik kesimpulan berdasarkan hasil analisis regresi logistik. Jelaskan temuan Anda dan implikasinya dalam konteks penelitian Anda.

11. Pelaporan Hasil:
   - Sajikan hasil analisis regresi logistik dalam laporan penelitian Anda. Sertakan koefisien regresi, statistik pengujian, dan interpretasi dalam laporan.

Metodologi Regresi Logistik adalah alat yang kuat untuk menganalisis dan memodelkan hubungan antara variabel biner. Penting untuk memahami asumsi-asumsi yang mendasari model dan melibatkan statistikian atau ahli statistik jika diperlukan dalam analisis Anda.